Friday, September 22, 2017

Ditolak Jokowi, Fadli Zon sebut rapat konsultasi Pansus tak diperlukan


AGEN POKER ONLINE -  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengamini sikap Presiden Jokowi yang menolak permintaan Pansus Hak Angket KPK untuk berkonsultasi dengannya. Fadli menilai jika Presiden merasa tidak perlu adanya rapat konsultasi, maka Pansus Hak Angket KPK mematuhi keputusan itu. 

"Misalnya rapat konsultasi tapi rapat konsultasi tergantung pemerintah kalau pemerintah tidak perlu rapat ya tidak perlu," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9).

"Karena kalau kira ajukan pun nanti yang jawab pemerintah presiden dalam hal ini, kalau mereka perlu melakukan rapat konsultasi tentu diagendakan," sambungnya. 

Meski telah mendapat penolakan dari Presiden, Pimpinan DPR akan tetap menggelar rapat untuk membahas permintaan Pansus Hak Angket KPK tersebut pada Senin (25/9). Fadli berujar, pimpinan DPR hanya menjalankan prosedur jika ada surat permintaan dari anggota. 

Surat permintaan rapat konsultasi dengan Presiden Jokowi itu akan dibahas di rapat pimpinan. Apabila dirasa perlu, surat tersebut akan dibahas lagi di rapat Badan Musyawarah (Bamus) sebelum diteruskan ke Presiden Jokowi. 

"Ya mekanisme tentu prosedurnya perlu ditempuh. Prosedurnya ditempuh karena itu sudah menjadi permintaan," ujar Fadli. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tidak ingin menanggapi permintaan Pansus Hak Angket KPK untuk menemui dirinya. Menurut Jokowi, kerja Pansus Hak angket KPK adalah domain DPR.

"Itu wilayahnya DPR, kasus itu wilayahnya DPR, semua harus tahu. Itu domainnya ada di DPR," tegas Jokowi usai membuka Indonesia Business & Development Expo di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/9). 

Thursday, September 21, 2017

Tanggapan Gus Ipul jika Khofifah Maju Pilgub Jatim


AGEN POKER ONLINE - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku tidak risau jika Khofifah Indar Parawansa memastikan diri ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018.

"Sama saja, tidak masalah. Saya anggap semua calon kuat dan ada survei itu penunjuk arah informasi awal untuk kandidat agar bisa melakukan sesuatu sesuai aspirasi masyarakat, selebihnya sama," kata Saifullah di Kediri, Kamis (21/9/2017).

Ia menilai, semua orang berhak maju di pemilihan kepala daerah. Namun, ia mengingatkan keinginan para ulama.

"Bu Khofifah menteri bagus bisa berbuat untuk Indonesia. Maunya kiai berbagi peran, tapi jika tidak bisa tidak masalah," ujar dia.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, saat ini timnya masih proses pematangan koalisi partai-partai. Siapa yang disepakati untuk menjadi calon wakil gubernur Jatim termasuk dalam pembahasan.

Gus Ipul menyerahkan sepenuhnya keputusan soal calon wakil gubernur Jatim ke partai. Ia berpendapat seluruh calon yang mengambil formulir calon wakil gubernur Jatim juga berkualitas dan berprestasi.

Ada lima calon yang telah mengambil formulir Wakil Gubernur Jatim di DPD PDIP Jatim. Mereka antara lain Bupati Ngawi Harsono yang akrab disapa Konang, Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan politikus Suhandoyo.

"Tentunya dari partai (yang memutuskan) dan sampai sekarang saya belum ada pembicaraan seperti itu. Jadi, tidak bisa menentukan sendiri, banyak pertimbangannya," kata Gus Ipul.

Kader NU Tersebar Merata

Sementara itu, kiai sepuh NU, Anwar Iskandar, dikonfirmasi mengaku bangga semua kader NU sudah merata di berbagai tempat, misalnya legislatif dan eksekutif. Ia berharap semua peran itu dilaksanakan dengan baik.

"Kader ulama itu bertebaran di mana-mana dan saya berharap semua dijaga perannya, dilaksanakan dengan baik. Yang jadi menteri sampai selesai, ketua DPRD sampai selesai, wakil gubernur juga, itu semua pekerjaan mulia," ujarnya.

Ia bersama ulama lainnya berharap semua masyarakat ikut menjaga kondisi politik tetap santun dan damai. Menghadapi pilkada, para ulama akan terus berdoa untuk menjaga keutuhan warga NU.

Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang ikut pilkada serentak pada 2018. Sejumlah calon nama menguat untuk ikut bertarung di pilkada.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf memastikan diri ikut pilkada. Sementara, nama lain yang santer adalah Ketua Umum DPP Muslimat yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Tuesday, September 19, 2017

Gerobak diangkut Satpol PP, ibu ini teriak 'rakyat belum merdeka'


AGEN POKER ONLINE - Satpol PP Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menertibkan PKL yang berjualan di pinggir jalan atau yang lokasinya sangat dekat dengan badan jalan pada Selasa (19/9) pagi. Salah satu titik penertiban yaitu di Jalan Srikaya sekitar Stasiun Gondangdia.

Salah satu pedagang Sofia yang gerobaknya diangkut ke atas mobil oleh petugas sempat berteriak 'rakyat belum merdeka kalau kayak gini'. Pantauan merdeka.com, selain mengangkut gerobak kayu milik Sofia, petugas juga mengangkut motor roda tiga penjual pulsa yang parkir di pinggir jalan. 

Sofia mengatakan awalnya ia berjualan oli bajaj di sekitar stasiun. Namun sekitar setahun belakangan ia mulai berjualan nasi. 

Sebelum penertiban, ia mengaku belum pernah menerima surat peringatan dari pemerintah setempat. "Enggak dikasih peringatan, enggak apa tiba-tiba aja begini," ujarnya.

Alasan gerobaknya diangkut karena berjualan di pinggir jalan. Sepengetahuannya PKL hanya dilarang di atas trotoar dan saluran. Setelah gerobaknya diangkut ia tak bisa berjualan lagi sementara ia bingung kemana harus membawa lauk maupun sayur yang telah dimasak.

"Sedihlah mau usaha apa lagi saya gak punya ijazah," ujarnya. "Enggak tahu ini sekarang mau jualan di mana lagi. Ini makanan semua. Enggak mungkin sekarang habis. Harus nunggu sampai sore," sambungnya.

Monday, September 18, 2017

Wiranto: Raja dan Sultan Harus Turut Andil Perkuat Pancasila


AGEN POKER ONLINE - Menkopolhukam Wiranto turut mengisi materi di acara Musyawarah Raja-Raja se-Nusantara dalam Festival Keraton Nusantara (FKN) XI di Cirebon, Jawa Barat, Minggu kemarin.

Pada kesempatan itu, Wiranto mengajak para raja se-Nusantara untuk mengambil bagian dari upaya memperkuat kembali pemahaman Pancasila sebagai idiologi negara. Dia mengakui, keberadaan raja dan sultan memiliki hubungan historis dengan negara Indonesia.

"Pemerintah sudah mulai melakukan langkah kuat dan serius dengan membentuk Unit Kerja Presiden untuk Pemantapan Pancasila," ujar Wiranto di Cirebon, Minggu 17 September 2017.

Dalam menjalankan peran memperkuat kembali ideologi Pancasila, dia mengaku ingin menyerap aspirasi dan menerima masukan dari para raja, keturunan raja dan sultan dari keraton se-Nusantara.

Aspirasi tersebut, kata dia, untuk dijadikan bahan pemerintah agar lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan. Kebijakan yang diambil terkait dengan keraton maupun kesultanan di Indonesia harus ada simbiosis mutualisma atau saling menguntungkan.

"Semua sepakat NKRI harus dipelihara, maka dari itu kami mencari cara untuk lebih memperkuat nilai ideologi Pancasila dengan menyerap aspirasi mereka," kata dia.

Dalam upaya menjaga keutuhan NKRI, Wiranto juga meminta para raja, sultan maupun pimpinan keraton se-Nusantara ikut mengambil bagian pada proses pembinaan bela negara. Simbiosis positif ini kita akan dapat membangun kerja sama, baik dalam menjaga stabilitas nasional, politik, keamanan dan ekonomi.

Dia meyakini, hingga saat ini keraton masih memiliki pengaruh di masyarakat.

"Dengan pengaruh itu saya ingin mengajak beliau-beliau untuk mengambil bagian dari bagaimana membumikan kembali perkuat kembali pemahaman Pancasila sebagai ideologi negara," pungkas Wiranto.

Cinta Tanah Air

Sebelumnya, Wiranto menegaskan, penerapan bela negara harus dengan cara witing tresno jalaran soko kulino, sebuah peribahasa Jawa yang berarti tumbuhnya cinta karena telah terbiasa. Hal itu dikaitkan dengan perasaan cinta dan bela Tanah Air yang dirasakan publik karena terbiasa.

"Di Indonesia diwujudkan dalam banyak slogan, naik becak, masuk restoran, taksi, semua ada slogan bela negara, seperti slogan 'Saya Pancasila'," ujar Wiranto di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Ia bercerita, sepulang dari Turki beberapa waktu lalu, ada nilai yang bisa dia petik. Turki berbatasan dengan Suriah, negara tempat bernaungnya ISIS, sebenarnya ingin membuat tembok pembatas. Namun, hal itu sulit dilakukan, sehingga Turki memilih untuk membuat 'tembok' di hati warganya.

"Bendera-bendera besar Turki dikibarkan di mana-mana, dan bisa dibilang rasio terorisme di Turki kecil, padahal negaranya berbatasan dengan Suriah," kata Wiranto.

Sunday, September 17, 2017

Prabowo akui mencontek model kaderisasi PKS, tetapi gagal


AGEN POKER ONLINE -  Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, membandingkan kualitas kadernya dengan partai sekutunya, Partai Keadilan Sejahtera. Dia mengaku mencontek model kaderisasi PKS, tetapi belum berhasil membikin anggotanya disiplin.

Saat berorasi di 'Aksi Bela Rohingya 169', digelar di depan monumen Patung Kuda, Jakarta Pusat, Prabowo merasa iri dengan PKS yang mempunyai kader militan.

"Terus saya tanya, 'gimana ya PKS kok bisa militan? Pak kaderisasinya di gunung-gunung pak. Pakai tenda.' Jadi saya nyontek kaderisasi dari PKS," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, dia lantas membikin model pelatihan kaderisasi dengan gaya PKS. Yakni di alam terbuka dan menginap di tenda.

"Tapi saya lihat, terutama ibu-ibu PKS, disiplin banget. Kader-kader saya, waduh, udah langsung ke warung itu. Tapi akan saya tegur," ujar Prabowo. 

Saturday, September 16, 2017

Pernyataan Keras RI soal Rohingya di Sidang Parlemen Se-ASEAN


AGEN POKER ONLINE - Ribuan orang turun ke jalan melakukan aksi bela Rohingya di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Sementara di Filipina, delegasi parlemen Indonesia tengah memperjuangkan lahirnya resolusi penyelesaian krisis kemanusiaan terhadap Rohingya dalam Sidang Umum ke-38 Parlemen Se-Asia Tenggara atau ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA). 

Ketua delegasi parlemen Indonesia, Fadli Zon, dalam pernyataannya di hadapan anggota AIPA yang terdiri dari 10 negara di Asia Tenggara, menegaskan komitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional sebagai kunci pembangunan berkelanjutan. Dalam pertimbangan Indonesia, penganiayaan etnis Rohingya yang sedang berlangsung di Myanmar telah mempengaruhi negara-negara tetangga dan membawa seluruh wilayah tersebut ke sebuah kemunduran.

"Ketika sepertiga penduduk Rohingya harus melarikan diri dari negara tersebut karena ketidakadilan dan kekerasan, tidak ada kata-kata yang lebih baik untuk menggambarkannya daripada pembersihan etnis dan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia," tegas Fadli Zon, di Makati Shangrila Hotel, Manila, Sabtu (16/9/2017). 

Ia menyatakan, posisi Indonesia dalam masalah Rohingya sangat keras dan jelas mengutuk serangan sistematis terhadap minoritas Rohingya. Indonesia mendesak semua pihak untuk menghormati peraturan undang-undang, menjalankan upaya menahan diri secara maksimal dan menghentikan kekerasan yang terus berlanjut terhadap Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

"Pemerintah dan Parlemen Myanmar harus memulihkan perdamaian dan stabilitas, dan memberikan keamanan dan bantuan untuk semua pihak yang memerlukan terlepas dari etnisitas, ras, agama, dan kepercayaan," kata Wakil Ketua DPR ini. 

Secara kolektif, sebagai anggota ASEAN, sambung dia, AIPA harus mengakhiri pemindahan dan penderitaan semua masyarakat yang terkena dampak eskalasi kekerasan.

"Kami mendorong Pemerintah Myanmar untuk melaksanakan rekomendasi dari Komisi Penasihat PBB di Negara Rakhine, dan juga untuk membuka negara mereka atas bantuan kemanusiaan dan mematuhi undang-undang kemanusiaan internasional dalam menangani krisis pengungsi," ungkap Fadli. 

Tanggapan Myanmar

Menanggapi pernyataan keras Indonesia, Ketua Delegasi Parlemen Myanmar, Khun Myatt, meminta seluruh negara anggota ASEAN untuk tidak mencampuri urusan dalam negerinya.

"Mohon menunggu dan jangan terburu-buru untuk menilai kondisi di negara kami dan kebijakan yang diambil pimpinan Myanmar," ucap Myatt.

Friday, September 15, 2017

Setelah korupsi, giliran narkoba mendera Partai Golkar


AGEN POKER ONLINE - Partai Golkar tak henti-hentinya didera musibah. Belum usai berita tentang keterlibatan sang ketua umum Setya Novanto dalam korupsi e-KTP, kini salah satu kader partai berlogo pohon beringin itu terjerat narkoba.

Dia adalah anggota Dewan Pakar Partai Golkar Indra J Piliang. Dia ditangkap di sebuah room karaoke Diamond club di kawasan Taman Sari, Jakarta, Rabu (13/9). Dia sedang asyik berdua bersama temannya yakni Romi Fernando (32) dan M Ismail Jamani (35).

Barang bukti seperti satu set alat isap sabu atau bong bekas pakai, dan satu korek gas disita dalam penangkapan itu. Hasil pemeriksaan polisi, Indra dinyatakan positif menggunakan obat terlarang jenis sabu.

"Bahwa yang bersangkutan sudah menggunakan jenis sabu selama 1 tahun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (14/9).

Indra adalah alumni fakultas sejarah UI yang pernah turun ke jalan untuk menggulingkan kekuasaan Orde Baru pimpinan Soeharto. Sebelum di Golkar, Indra pernah bergabung bersama Amien Rais di Partai Amanat Nasional (PAN). Pada tahun 2008, dia baru bergabung di Golkar.

Indra juga dikenal kerap membangkang dari keputusan politik Partai Golkar. Seperti saat Pemilu 2014, dia memilih dukung Jokowi-JK ketimbang ikuti perintah partai yang mendukung Prabowo-Hatta.

Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan partainya tak ada toleransi bagi kader yang terjerat kasus korupsi dan narkoba. Dia mengatakan, untuk dua hal ini partainya berkomitmen tegas memberikan sanksi kepada kader.

"Kalau soal itu kita satu, tidak ada toleransi untuk korupsi dan narkotika!," kata Yorrys saat dihubungi merdeka.com, Kamis (14/9).

Pada Pilkada DKI Jakarta, Indra juga tak nurut keputusan Golkar. Mantan calon Wali Kota Pariaman ini memilih dukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno ketimbang mendukung Ahok- Djarot.

Indra sederet politisi yang menambah citra buruk partai politik. Khususnya Golkar, sebelum ini juga partai penguasa Orde Baru ini tengah disorot karena KPK menetapkan sang ketum Novanto sebagai tersangka.

Novanto diduga menerima uang lebih dari setengah triliun dari proyek e-KTP. Hingga kini, kasusnya masih bergulir di KPK. Terakhir, KPK hendak memeriksa Novanto pada Senin 11 September kemarin. Sayang, Novanto sakit, dirawat di RS Siloam, Jakarta.

Novanto pun telah beberapa kali membantah terlibat korupsi e-KTP. Dia bahkan menantang KPK untuk membuktikan kapan dan dimana ia menerima duit sebanyak yang dituduhkan KPK itu.

Bukan cuma sang ketum, KPK juga baru saja menangkap kader Golkar yang menjadi Bupati Batu Bara, OK Arya. OK telah ditetapkan menjadi tersangka setelah disebut menerima suap dari kontraktor dalam proyek pembangunan infrastruktur di lokasi tersebut.

"Dalam OTT ini mengamankan Rp 346 juta rupiah bagian dari fee proyek senial Rp 44 miliar yang diduga diterima Bupati Batu Bara melalui para pelantara," kata Wakil Ketua KPK, Alexader Marwata, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/9)

Tak heran jika Badan Pusat Statistik merilis Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) level nasional pada tahun 2016 menurun dibandingkan dengan 2015. Kepala BPS RI, Kecuk Suharyanto menerangkan IDI tahun 2016 hanya mencapai 70,09 dalam skala indeks 0-100.

"Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan IDI 2015 yang capaiannya sebesar 72,82. Meskipun sedikit mengalami perubahan, tingkat demokrasi Indonesia masih termasuk dalam kategori sedang," jelasnya dalam konferensi pers di Kantor BPS, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Ada tiga aspek di dalam menentukan IDI yaitu kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi. Tiga aspek ini mengalami penurunan poin dibandingkan tahun 2015.

Agar indeks ini meningkat di tahun mendatang, Suharyanto mengatakan ada beberapa indikator yang harus mendapat perhatian. Di antaranya kaderisasi parpol yang masih buruk dan demonstrasi anarkis.

"Indikator-indikator itu kalau diperbaiki kehidupan demokrasi Indonesia akan menjadi lebih baik," jelasnya.