Thursday, September 14, 2017

Demiz Minta Bertemu PPP, Bahas Pilkada Jabar 2018?


AGEN POKER ONLINE - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus melakukan penjaringan nama-nama yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Selain dengan Ridwan Kamil, komunikasi juga dibangun kepada lainnya, termasuk dengan Deddy Mizwar alias Demiz.

Bahkan, menurut Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, Wakil Gubernur Jawa Barat itu sudah menghubunginya. Demiz ingin bertemu untuk membicarakan masalah Pilkada.

"Kita tidak hanya berkomunikasi dengan RK (Ridwan Kamil) dengan Demiz juga. Demiz itu WA (WhatApp) saya. Itu minta ketemu dia," kata Arsul di Gedung MK, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Namun begitu, Asrul menegaskan ajakan untuk bertemu itu belum bisa direalisasikan. Pihaknya masih mencari momen yang tepat agar semua pihak dapat menghadiri acara itu.

"Belumlah. Tunggu saja," jelas Arsul.

Terkait dengan nama calon dalam Pilgub Jabar, dia menegaskan belum memilikinya. Pengumuman kandidat baru akan dilakukan bulan depan. "Nantilah, Oktober ini, jangan diburu-buru," ungkap Arsul.

Demiz dan Gerindra Berakhir?

DPD Gerindra Jawa Barat sebelumnya menyatakan pihaknya mempertimbangkan untuk mencalonkan Deddy Mizwar maju dalam Pilgub Jabar. Sebab hingga kini belum ada progress menggembirakan, baik terkait kandidat maupun kerja sama dengan PKS sebagai partai yang berencana koalisi dengan Gerindra.

"Buat DPD Gerindra Jabar, pemberitaan 17 Agustus lalu untuk mengusung pasangan Demiz-Saikhu sejauh ini menjadi sulit direalisasikan," kata Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Pencabutan dukungan itu disebabkan pertimbangan kesiapan kandidat dan dari PKS itu sendiri. Belum lagi pernyataan Saikhu yang mengatakan akan lebih memilih tetap mengabdi di kota Bekasi.

Selain itu, Saikhu juga menilai dirinya belum populer di Jawa Barat. Kini, Saikhu masih menjabat Wakil Wali Kota Bekasi dan merupakan kader PKS

"Belum lagi untuk pembicaraan koalisi, sejauh ini tidak Ada pembahasan yang mengarah kerja sama yang bersifat sinergi antara Gerindra dan PKS," jelas dia.

Selain itu, hingga hari ini belum ada komunikasi dari PKS untuk membicarakan formulasi kerja sama koalisi, baik program Pilgub, tim dan segala aspek bagi upaya untuk memenangkan Pilgub 2018.

Meski begitu, PKS menegaskan, partainya bersama Gerindra tetap mengusung pasangan Deddy Mizwar atau Demiz dengan Saikhu untuk Pilkada Jawa Barat 2018. Menurut dia, ini merupakan kesepakatan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Yang bisa menentukan dan mencabut dukungan di Gerindra itu Pak Prabowo. Dan hari Sabtu malam 9 September Pak Prabowo bertemu dengan Ustaz Salim Ketua Majelis Syuro PKS, justru mengokohkan dukungan kepada Demiz-Saikhu," ucap Sohibul , Selasa (12/9/2017).

Dia menuturkan, tidak masalah dengan apa yang disampaikan Mulyadi. Menurutnya itu bagian dari dinamika politik.

Wednesday, September 13, 2017

Ini Respons IDI, ketika KPK Minta Kesehatan Novanto Diperiksa Ulang


AGEN POKER ONLINE -  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengaku belum menerima surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa kesehatan tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto.

"Belum, sampai sekarang belum (ada surat masuk). Kami diminta, baru kita bantu, bukan kita proaktif. Artinya, kalau ada surat untuk second opinion baru dari keprofesian dan keilmuan masing-masing baru kita siapkan," ujar Sekjen IDI Adib Khumaidi, kepada Liputan6.com, Rabu (13/9/2017).

Adib menuturkan, permintaan memeriksa pihak yang terlibat perkara korupsi merupakan hal yang biasa diminta oleh KPK. pihaknya mengaku sudah bekerja sama dengan KPK, jauh sebelum perkara kasus e-KTP terungkap.

"Kalau ada second opinion, pada saat ada independensi profesi yang diminta, apalagi terkait masalah kesehatan, KPK menggangdeng IDI untuk meminta second opinion. Ini MoU yang sudah hampir 4 tahun kita lakukan," jelas Adib.

Untuk hasil pemeriksaan, Adib menyatakan IDI tak bisa mempublikasikan, karena langsung diberikan kepada KPK.

"Jadi saya kira wajar saja kalau KPK meminta kepada kita. Itu sudah biasa kita lakukan memang. Sudah beberapa kali. Tetapi soal hasilnya itu kita serahkan kepada KPK," pungkas Adi. 

Novanto Dirawat di RS Siloam

Sebelumnya, KPK menginginkan adanya pandangan lain dari IDI untuk mengecek kondisi kesehatan tersangka kasus proyek e-KTP Setya Novanto. Hal itu diperlukan agar tidak terjadi benturan pendapat.

Ketua KPK Agus Rahardjo menilai, hasil pemeriksaan IDI dinilai dapat lebih netral untuk mengetahui penyakit Novanto yang membuatnya tidak menghadiri pemeriksaan.

Diketahui, dokter DPR Heri Suseno mengatakan, timnya belum bisa memastikan sakit yang diderita Setya. Kendati, dokter menduga Ketua Partai Golkar itu mengalami gejala vertigo.

"Kondisi terakhir masih dalam pendalaman. Kita waktu itu kan ngirim karena beliau lagi main ping pong jatuh. Jadi, ada indikasi itu vertigo," ujar Heri usai menjenguk Setnov di RS MRCCC Siloam, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Monday, September 11, 2017

Megawati Minta Masukan Dahlan Iskan soal Pilkada Jatim


AGEN POKER ONLINE - Jelang Pilkada Jawa Timur, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turun langsung ke Surabaya. Dia meminta masukan kepada mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait dengan ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Pak Dahlan Iskan adalah tokoh penting dan berpengaruh di Indonesia maupun Jatim, sehingga pandangan beliau sangat dibutuhkan," ujar Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, di sela mendampingi Megawati di ruang VIP Bandara Juanda, Surabaya, Sidoarjo, Senin (11/9/2017).

Menurut dia, banyak yang tidak mengetahui hubungan emosional seorang Megawati dengan Dahlan Iskan selama ini. Meski, sejatinya mereka sudah lama memiliki hubungan sangat baik.

"Secara pribadi, Bu Mega mengenal Dahlan Iskan sangat baik, bahkan saat Dahlan sakit pun diberikan perhatian khusus. Meski dikenal memiliki pandangan berbeda, tapi aspek persaudaraan itulah yang menguatkan diiringi dengan semangat bergotong royong," ucapnya.

Dahlan Iskan, yang juga mantan Direktur Utama PT PLN tersebut, kata dia, memiliki pandangan yang bisa memberikan masukan terhadap bagaimana kepemimpinan Jawa Timur ke depannya.

Selain masukan dari Dahlan Iskan, Hasto menegaskan ketua umumnya juga telah mendengarkan masukan dari kiai-kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) melalui Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah sebelum memberikan rekomendasi mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim.

Megawati Putuskan Calon

"Sudah ada laporan dari Wasekjen dan nanti ketua umum yang akan memutuskan terkait Pilkada Jatim 2018," katanya.

Sementara itu, kedatangan Megawati dan rombongan disambut Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, dan sejumlah pengurus DPD PDIP Jatim.

Di Surabaya, Megawati yang juga Presiden RI kelima itu mengunjungi Taman Kebun Bibit II di Wonorejo, Surabaya, setelah sehari sebelumnya memimpin langsung rapat konsolidasi pengurus PDIP se-Jatim di Malang.

Sunday, September 10, 2017

PDIP mencari orang baik yang didukung NU di Pilwalkot Malang


AGEN POKER ONLINE -  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencari orang baik dalam Pemilihan Wali Kota Malang 2018. Selain baik, juga harus memiliki elektabilitas tinggi dan mendapat dukungan dari Nahdlatul Ulama (NU).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari mengatakan, survei para bakal calon sudah final. Hasil survei akan segera dipaparkan di DPD Jawa Timur dan hasilnya akan diserahkan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

"Yang jadi prioritas itu orang baik dengan rekam jejak baik. Kemudian memiliki elektabilitas bagus, didukung oleh NU. Ini penting makanya saya ke sini, kemudian dapat dukungan PDIP, paling tidak pernah bertemu dengan kader-kader PDIP," kata Sri Untari di Malang, Minggu (10/9).

Kata Untari, dari 13 lembaga survei ditunjuk dan direkomendasi oleh Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Timur sendiri memilih 11 survei untuk 18 Kabupaten/ Kota serta Propinsi. 

Termasuk di antaranya untuk pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Malang.
Selanjutnya DPP akan melakukan proses lagi berupa psikotest dan fit and proper test.

"Biasanya kami akan dipanggil untuk memutuskan daerah A, B, C mengapa diberi menu itu. Satu Kota akan diberi dua menu. Sesuai aturan memang dua menu, tetapi kadang-kadang menunya hanya satu, asal elektabilitasnya bagus dan sudah memiliki rekam jejak baik. Biasanya langsung dipakai," terangnya.

Dia menambahkan DPP PDIP sudah memiliki tim yang langsung turun ke bawah. Sementara saat ini yang dilakukan oleh DPD masih mencoba-coba meramu dari menu itu. "Kita masih masak-masak dari menu itu, kita masih meramunya bagaimana," pungkasnya.

Seperti diketahui, hingga kini ada enam orang mendaftar sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Malang melalui DPC PDIP Kota Malang. Mereka di antaranya Arief Wicaksono (Ketua DPC PDIP Kota Malang), Sutiaji (Petahana Wakil Walikota), Wahyu Eko Setiawan (aktivis) dan Dedi Rahmadi (Profesional).

Sementara Sutiaji, di sela kehadirannya menyambut kedatangan pengurus DPP PDIP di Pondok Pesantren Sabilurrosyad mengaku optimis mengantongi rekomendasi. Namun pihaknya masih belum berani banyak bicara lebih jauh.

Saturday, September 9, 2017

Buat poros baru dengan PAN & PPP di Jabar, Demokrat sebut partai lain mau merapat


AGEN POKER ONLINE -   Partai Demokrat bersama PAN dan PPP sepakat membentuk poros baru di Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengisyaratkan akan ada partai lain yang merapat bersama poros Demokrat, PAN dan PPP.

"Mudah-mudahan masih bisa, karena saat ini baru tiga partai dan setelah itu masih bisa tambah saya rasa," kata Hinca di rumah Ketua Umum Partai Demokrat, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9).

Hinca menuturkan, Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain karena tidak memiliki cukup kursi untuk mengusung calon sendiri. Syarat pasangan maju di Pilgub Jabar harus mengantongi dukungan minimal 20 kursi di DPRD Jabar.

"Ya hampir di semua titik termasuk Jabar, pembentukan poros atau istilahnya koalisi antar partai menjadi keniscayaan karena parpol seperti Demokrat belum bisa sendirian oleh karena itu ya harus berkoalisi," tegasnya.

Demokrat telah menawarkan nama-nama kader kepada PAN dan PPP untuk diusung di pesta demokrasi tanah Pasundan itu. Dia mengakui partainya mengincar posisi calon Gubernur atau Wakil Gubernur.

"Nama masih terus kita perbincangkan baik dari kader kami maupun dari dua kader partai sahabat," tutupnya.

Poros PAN, PPP dan Demokrat ini telah mengantongi 25 kursi di DPRD Jawa Barat. Dengan modal itu, poros ketiga partai ini berencana mengusung bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur alternatif dari yang sudah ada, yakni Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi. 

Friday, September 8, 2017

Politisi Golkar: Presiden Jokowi penuhi janji, bukan curi start kampanye


AGEN POKER ONLINE - Sejumlah pihak mengkritisi Presiden Joko Widodo usai melakukan pertemuan dengan relawannya, Projo belum lama ini. Ada parpol yang menilai Jokowi curi start kampanye untuk Pilpres 2019 mendatang. Bahkan kritik juga datang dari PKB, partai pendukung pemerintah.

Namun bagi Golkar, yang juga merupakan parpol pendukung pemerintah, pertemuan Jokowi dengan Projo bukan termasuk curi start kampanye. Hal ini disampaikan politis Partai Golkar, Zainuddin Amali.

"Kami tidak lihat Jokowi curi start kampanye," katanya dikonfirmasi merdeka.com di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/9).

Menurut Ketua Komisi II DPR RI ini, sah-sah saja Jokowi bertemu Projo. Karena Projo juga bagian dari rakyat yang perlu didengar aspirasinya.

"Golkar enggak masalah dan mendukung itu," ujarnya.

Apa yang dilakukan Presiden saat ini, katanya, sebagai bentuk merealisasikan janjin saat kampanye pada Pilpres 2014. "Presiden bekerja melakukan program-programnya dan memenuhi janjinya saat kampanye, dan bukan ditujukan untuk curi start kampanye. Kami mendukung saja apa yang dilakukan Presiden," jelasnya.

Wednesday, September 6, 2017

Alasan KPK Tak Penuhi Undangan Komisi III DPR


AGEN POKER ONLINE - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bisa menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI hari ini, Rabu (6/9/2017). Hal tersebut lantaran sebagian komisioner lembaga antirasuah itu tengah berada di luar kota.

"Karena sebagian pimpinan sedang menjalankan tugas lain di luar kota, jadi kita minta untuk dijadwal ulang," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Febri mengatakan, pihaknya pasti akan menghadiri undangan Komisi III DPR RI sebagai mitra KPK. Namun lantaran sebagian pimpinan tak bisa hadir, menurut Febri lebih baik jika pertemuan dijadwalkan ulang.

"Agar RDP bisa lebih maksimal nantinya jika semua pimpinan KPK hadir," jelas Febri.

Menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan surat kepada Komisi III DPR pada Senin 4 Agustus 2017 kemarin. Surat berisi permintaan penjadwalan ulang RDP KPK dengan Komisi III DPR.

"Prinsipnya kita menghargai undangan Komisi III DPR dan bersedia hadir. Nanti akan dikoordinasikan kembali," kata Febri.

Dalami Pengakuan Aris Budiman

Komisi III DPR sebenarnya menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan memanggil pimpinan KPK hari ini, salah satunya untuk mendalami pernyataan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman dalam rapat Pansus Hak Angket.

"Rapat besok dengan pimpinan KPK yang pertama adalah membahas masalah-masalah aktual yang berkembang akhir-akhir ini. Yang kedua masalah anggaran karena kita sudah masuk ke anggaran 2018 APBN," kata Ketua Komisi III Bambang Soesatyo di ruang rapat Komisi III, Gedung Nusantara II, di Jakarta, Selasa 5 September 2017.

Dia menjelaskan, Komisi III DPR juga akan mengonfirmasi ke pimpinan KPK terkait sejumlah masalah di internal institusi tersebut yang dibeberkan oleh Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman.